Kuku Pakai Kutek

Desember 3, 2009 Muslim

Apa yang disebut pewarna kuku adalah sesuatu yang diletakkan diatas kuku yang digunakan oleh wanita dan memiliki lapisan permukaan. Benda ini tidak boleh digunakan jika ia akan mengerjakan shalat karena benda ini akan menghambat sampainya air ke kuku. Dan segala sesuatu yang menghambat sampainya air tidak boleh digunakan oleh orang yang berwudhu atau mandi wajib.

Alloh Subhanahu wa Ta’ala telah berfirman, yang artinya: “Maka basuhlah wajah-wajah kalian dan tangan-tangan kalian” (QS: Al-Maidah: 6)

Maka wanita yang menggunakan pewarna kuku akan menghalangi sampainya air ke kuku dan ia tidak dapat dikatakan telah membasuh tangannya (dalam keadaan seperti ini) Ini berarti ia telah meninggalkan suatu kewajiban dalam berwudhu atau mandi wajib.

Adapun penggunaannya bagi wanita yang tidak mengerjakan shalat seperti wanita haidh maka tidaklah mengapa, kecuali apabila hal ini termasuk dalam kebiasaan-kebiasaan khusus wanita kafir maka ia tidak boleh menggunakannya karena itu berarti menyerupai mereka.

Dan saya telah mendengarkan sebagian orang berfatwa bahwa perbuatan ini sejenis dengan menggunakan khuf (sejenis kaos kaki yang terbuat dari kulit) bahwa boleh saja seorang wanita menggunakan pewarna kuku selama sehari semalam jika ia tidak bepergian dan selama tiga hari jika dalam perjalanan. Namun, fatwa ini adalah fatwa yang salah, karena tidak semua yang menutupi anggota tubuh seseorang dapat disamakan dengan khuf, karena mengusap khuf dibolehkan oleh syariah disebabkan hal itu memang benar-benar diperlukan secara umum, karena kaki membutuhkan perlindungan dan penutup sebab ia langsung bersentuhan dengan tanah, batu, hawa dingin dan sebagainya. Karena syariah mengkhusukan bolehnya mengusap diatas khuf.

Barangkali mereka juga mengkiaskannya denngan membasuh surban. Dan, ini adalah dalil yang salah karena surban itu tempatnya dikepala, sementara kewajiban wudhu terhadap kepala telah diringankan pada asalnya (cukup mengusap sekali-pent) berbeda dengan tangan yang harus dibasuh. Karena Rasulullah melarang wanita menggunakan sarung tangan padahal keduanya menutupi kedua tangan. Hal ini menunjukkan bahwa seseorang tidak boleh mengkiaskan jenis penutup lain yang menghalangi sampainya air terhadap surban dan khuf. Dan merupakan kewajiban bagi seorang muslim untuk selalu berusaha mengerahkan kesungguhannya mencari kebenaran, serta tidak memberikan suatu fatwa kecuali bila ia merasakan bahwa Alloh Ta’ala akan menanyainya tentang fatwa tersebut, karena hal tersebut mengungkapkan syariah Alloh Ta’ala. Dan, Allohlah pemberi petunjuk menuju jalan yang benar.

(Sumber Rujukan: Fatwa-Fatwa Muslimah, oleh Masyayikh)

About these ads

Entry Filed under: Akhwat,Al Muslimah,Annisa,Emansipasi,Islam,Islamic,Muslim,Muslimah,Perempuan,Religion,Religius,Situs Islam,Tentang Perempuan,Tentang Wanita,Ukthi,Wanita,Wanita Islam,Women

2 Comments Add your own

  • 1. doamuslim  |  Juli 30, 2007 pukul 4:40 am

    salam…
    maaf, tiada istilah radikal didalam islam..cernaan hikmah adalah yang terbaik sekali,,radikal bermaksud melampaui batas..siapa yang melampaui batas?..adalah mereka yang sekonyong-konyong memakai baju tanpa baju..itulah radikal..tetapi dalam quran tiada yang membolehkan sekonyong–konyong itu!
    wassalam…

  • 2. Wanita Muslimah « M&hellip  |  September 4, 2008 pukul 10:32 am

    [...] Kuku Pakai Kutek [...]


Berikan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to comments via RSS Feed

Desember 2009
S S R K J S M
« Mar    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Pos-pos Terakhir

Tulisan Teratas

Situs Islam

Komentar Terakhir

luvna on Akhlaq & Aqidah Istri…
hooploopvie on Larangan Memasuki Tempat Peman…
liyablue on Larangan Memasuki Tempat Peman…
Aa Aziz on Problematika Wanita Pekerja
umarazez on Pribadi Wanita Muslimah Sebaga…

Arsip

Blog Stats

Jejak Sahabat

RSS Artikel Muslim

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 46 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: